Senin, 18 Maret 2013

Apakah Pasangan Anda Selingkuh?...

Dewasa ini makin banyak cara dilakukan pasangan untuk alasan erselingkuh. Coba anda simak dengan seksama tanda-tanda agar anda mengetahui pasangan Anda sudah berselingkuh:

1. Mulai Berahasia
    Semua manusia memiliki rahasia masing-masing walaupun sudah menjadi suami istri. hal itu wajar dan memang sangat perbolehkan. Demikian alnya rahasia dalam berumah tangga. Tidak semua istri menyampaikan rahasianya kepada istrinya. Di luar itu,coba anda ingat, apakah anda pernah merahasiakan pertemuan anda dengan seorang lawan jenis Anda? Dan apakah anda sudah menutup-nutupi pertemuan demi pertemuan tersebut terhadap pasangan anda? Misalnya saat suami anda menanyakan kapan pertemuan terakhir dengan lawan jenis anda tersebut. Dan anda menjawabnya sudah setahun lalu, padahal pertemuan terakhir dengan lawan jenis anda baru lewat beberapa lalu.
Sering kali pasangan melakukan kebohongan demi kebaikan agar jangan asangan marah atau terjadi hal tidak inginkan. padahal kebohongan baru saja dilakukan akan membuat masalah besar dikemudian hari.Menurut beberapa pakar,"Kejujuran merupakan modal untuk keutuhan sebuah rumah tangga".

2. Memindahkan Kepercayaan
Manusia biasanya memerlukan kebiasaan menyampaikan perasaan kepada orang lain, khususnya wanita. Curhat hal yang lazim disampaikan kepada orang kepercayaan. Curhat biasanya disampaikan kepada pasangan, teman karib dan keluarga dekat. Jika kita telah memindahkan kepercayaan dari pasangan kita pada orang lain, misalnya menyampaikan beberapa masalah yang seharusnya tidak penting diketahui orang lain seperti :

         a.Masalah hubungan seks dengan suaminya
         b.Masalah pribadi rumah tangga yang seharusnya rahasia suami istri
         c.Masalah perbedaan yang sering terjadi dan sulit didamaikan
         d.Masalah finansial rumah tangga
         e.Masalah kelemahan pasangan
Jika masalah-masalah di atas telah kita sampaikan kepada orang lain sebaiknya segera di berhentikan karena akan merusak hubungan anda dengan pasangan. Ini menandakan bahwa anda tidak lagi setia dengan pasangan. Memang menyampaikan perasaan yang ada dalam batin kita akan membuat hati kita lebih plong, seolah-olah apa yang terbeban dalam batin kita bisa terlepas.... Padahal perasan itu hanya sesaat dan kita akan mengalami ketergantungan yang tidak akan ada habisnya.Anda memang sudah tidak setia secara emosional kepada pasangan.

3.Mulai Membandingkan
Membandingkan pasangan dengan orang lain merupakan awal dari malapetaka berumah tangga. Coba Anda ingat, apakah belakangan ini anda secara sadar atau tidak mulai membandingkan pasangan anda dengan orang lain? Misalnya anda berangan-angan membandingkan pasangan Anda dengan seseorang yang sedang anda sukai, seperti "Seandainya istriku secantik dan seseksi si Melly" atau "Seandainya suamiku sebaik dan sesabar si Busro". Memang ini hanya dalam angan-angan. Penting anda perhatikan kebiasaan membandingkan sudah dapat dikategorikan sebagai awal ketidakstiaan, apalagi kalau sampai terucap. Sekali dua kali membandingkan maka akan terbiasa dan akan menjadi awal dari malapetaka berumah tangga. Karena seorang yang terbiasa membandingkan akan semakin mersa tidak puas terhadap pasangannya. Akhir dari sering membandingkan atau berangan-angan akan menjurus kearah selingkuh, karena akan mencari seseorang seperti yang diinginkan.

4.Utamakan Kualitas Daripada Kuantitas Waktu
Jika anda manusia yang sangat sibuk manfaatkanlah waktu anda yang minim tersebut dengan pasangan anda semaksimal mungkin dan bermanfaat bagi anda berdua.dalam hal ini anda dan pasangan anda daripada kuantitasnya. Banyak pasangan terjebak dengan rutinitas sehari-hari yang dilakukan dengan keluarga. Misalnya kegiatan makan pagi bersama, mengantar anak ke sekolah, dan berangkat pergi kekantor dianggap sebagai kegiatan biasa. Padahal seharusnya kegiatan tersebut bisa diisi dengan saling menanyakan tentang kegiatan anak di sekolah, masalah keluarga dan kegiatan masing-masing pasangan sehingga waktu yang ada betul-betul terasa bermanfaat untuk kebersamaan.

5.Mulai Tertarik
Sengaja atau tidak sengaja sering kita tertarik pada orang lain. Sekarang, coba jujur pada diri sendiri. Apakah anda sedang tertarik pada seseorang lawan jenis Anda karena penampilan istimewanya? Atau tertarik pada caranya melakukan sesuatu? Atau tertarik pada pribadinya saat menyapa anda? Jika Ÿªą☺, itu pertanda bahaya. Untuk itu, pejamkan mata dan tarik nafas panjang, tenangkan pikiran adan dan kembali fokuskan perhatian emosional hanya pada pasangan anda. Ingat, banyak berdoa agar jauh dari godaan iblis.
Bila dalam kehidupan berumah tangga anda adaa salah satu dari lima unsur ∂ΐ atas. Anda harus sadar dan jangan berlindung dalam tameng ego anda dan jangan mencari pembenaran terhadap apa yang anda lakukan. Jika ada tiga dari lima unsur ∂ΐ atas, sebaiknya anda cari orang yang mampu membantu andauntuk keluar dari bahaya tersebut seperti tokoh agama atau konselor pernikahan. Jangan menunda-nunda lagi, karena hal tersebut sudah membahayakan pribadi anda.